Masker Scuba Custom Berkualitas dan Bergaransi

  • July 18, 2020

Masker Scuba Custom – bikinidcard.com. Masker adalah kain khusus penutup mulut dan hidung (seperti yang kenakan oleh dokter dan perawat di rumah sakit).

Sejak merebaknya wabah COVID-19 hamper di seluruh dunia, termasuk Indonesia, pemerintah dan dinas terkait mewajibkan masyarakat untuk tetap memakai masker setiap saat bepergian sebagai cara menghambat penularan virus tersebut.

Imbauan tersebut menjadikan sebagian orang kalang-kabut lalu panic buying. Mereka memborong masker medis untuk dikenakan secara pribadi, namun ada juga pihak tidak bertanggung jawab yang menimbun masker medis untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi. Penimbunan masker itu berakibat adanya tidak tersediannya masker di pasaran selama kurang lebih satu bulan.

Kejadian ini memberikan inspirasi pada para penjahit baik perseorangan ataupun perusahaan konveksi mencoba untuk menciptakan masker dari bahan kain. Disamping itu, pedagang masker non-medis pun rutin promosi berbagai macam jenis masker.

Akan tetapi tidak semua jenis bisa menjaga Anda dari ancaman penyakit akibat virus — terutama virus COVID-19. Berikut jenis-jenis masker, spesfikasi masing-masing dan pemakaiannya yang tepat.

Spesifikasi Masker dan Jenisnya

Bersumber dari berbagai literature yang sudah kami rangkum, ada 6 jenis masker yang saat ini paling banyak dijual-belikan di pasaran. Masker-masker tersebut antara lain:

Masker Medis

Merupakan jenis masker yang digunakan para petugas kesehatan. Dibuat dari bahan kasa dan kain nonwoven yang dibuat khusus agar mampu menahan virus, bakteri, dan bau tidak {enak|sedap|, tapi masih tetap nyaman dikenakan.

Masker medis umumnya terdiri dari 3 lapis. Bagian yang paling luar dan part yang menempel mulut serta hidung terbuat dari bahan tahan air. Fungsinya untuk mencegah cairan dan droplets dari luar tidak masuk ke tubuh. Disamping itu agar droplets dari tubuh kita tidak menular ke orang disekitar. Sedangkan bagian tengahnya ada kain filter yang untuk menyaring udara dari debu dan asap.

Masyarakat dihimbau tidak memakai masker medis sebab orang yang bekerja sebagai tenaga medis jauh membutuhkannya. Mereka merupakan orang-orang yang paling rawan terpapar virus corona dan jenis penyakit infeksius lainnya.

Masker Scuba

Jenis masker scuba adalah salah satu jenis masker non-medis. Sesuai namanya, masker non medis ini diciptakan dari bahan kain scuba yang sangat lembut, cukup tebal dan adem. Ia adalah jenis yang boleh dipakai berkali-kali, setelah digunakana ia bisa dicuci selayaknya pakaian biasa.

Pada awalnya jenis masker ini hanya dipakai untuk melindungi dari paparan sinar matahari dan polusi. Selain itu, orang-orang banyak memanfaatkan karena jenis masker ini kerap dipakai oleh selibriti Korea Selatan jauh sebelum Covid-19 merebak.

Akan tetapi, dari era pandemic banyak yang memakainya bukan hanya untuk melindungi diri dari debu, sinar matahari ataupun supaya tampak lebih stylist. Masker scuba satu lapis yang tebalnya sama jika dibandingkan masker kain lain yang tiga lapis menjadikan masyarakat Indonesia menggunakannya sebab tampaknya masyarakat kita lebih percaya semakin tebal masker jadi makin efektif menghambat penularan penyakit.

Masker Gas

Masker ini tidak dipakai untuk melindungi diri dari debu jalanan bahkan virus. Fungsinya yaitu untuk melindungi dari gas dan asap beracun. Ia terbuat dari materi yang sangat tebal dan bentuknya menutup hampir seluruh wajah, tidak hanya mulut dan hidung. Ia dilengkapi dengan penyaring udara. Umumnya dipakai oleh petugas lab kimia, pemadam kebakaran, tentara dan profesi-profesi sejenisnya.

Masker P95

Masker P95 merupakan respirator sekali pakai. Ia dirancang sebagai pelindung saluran pernapasan dari berbagai jenis mikro partikel membahayakan. Kode P berarti tahan terhadap partikel non minyak dan minyak. Sedang kode 95 berarti tingkat menyaring partikel sampai 95%. Ia lebih tebal jika dibanding masker scuba, tetapi tidak lebih tebal dibandingkan jenis masker gas. Biasanya masker ini digunakan oleh petugas lapangan di bidang konstruksi dan tambang. Para pekerja tidak dianjurkan mengenakan masker P95 lebih dari 8 jam secara terus-menerus karena ia sangat rapat.

Masker N100 dan N99

Masker N99 dan N100 sebenarnya persis dengan masker P95, cuma kemampuannya yang beda. Kedua jenis respirator tersebut tidak kebal terhadap partikel berminyak. Keefektivan kode N99 untuk memfilter udara mencapai 99%, sementara masker berkode N100 mencapai 99,97%.

Masker Kain

Masker kain bisa dipakai berulang kali setelah dicuci. Terbuat dari berbagai jenis kain seperti sifon, oxford dan kain-kain lain yang umum digunakan untuk bahan membuat baju maupun celana. Sebelum pandemic Covid-19, masker ini dipakai oleh pengendara sepeda motor, pesepeda ataupun pengguna kendaraan umum untuk melindungi diri dari debu dan polusi. Tapi saat ini, jenis ini bisa digunakan sebagai pelindung diri dari droplets dari sekitar.

Jenis masker ini ada yang 1 lapis, 2 maupun 3 lapis. Ketebalan setiap 1 lapis berbeda, tergantung kain yang dimanfaatkan oleh produsen. Belum ada aturan khusus yang mengatur jenis kain apa yang harus dimanfaatkan untuk membuat masker ini, juga belum ada aturan yang menyatakan berapa lapis seharusnya masker kain diproduksi.

Dari beberapa jenis masker tersebut dapat disimpulkan kalau jenis masker yang bisa digunakan untuk mencegah penularan bakteri dan virus adalah masker medis dan jenis masker non-medis yang dibuat dari bahan scuba atau kain yang lain. Sedangkan masker gas, masker N99, masker P95 serta masker N100 tidak layak dipakai untuk melindungi diri dari virus dan bakteri.

Tips Memilih Masker Non-medis

Masker non-medis dibuat dari bermacam-macam kain dengan ketebalan yang berbeda. Sebagian jenis masker non-medis ini untuk melindungi diri dari penyakit. Berikut ini tips and trick untuk memilih masker kain non-medis yang bisa Anda ikuti.

  • Pilih Bahan yang Nyaman dipakai

Indonesia merupakan negara tropis tropis maka penting bagi Anda untuk memilih masker yang bahannya nyaman dipakai. Tujannya agar Anda nyaman memakainya, apalagi jika Anda bepergian menggunakan sepeda kayuh.

  • Minimal 3 Lapis

Pemerintah Indonesia memberi saran supaya masyarakat menggunakan masker kain 3 lapis supaya mencegah droplets dari orang disekitar Anda. Maka pilihlah masker kain 3 lapis sesuai anjuran pemerintah.

  • Satu Lapis tapi Tebal

Pemerintah Indonesia menganjurkan untuk memakai  masker kain 3 lapis agar kita memakai  masker yang tebal karena rata-rata masker dari bahan kain tidak tebal. Tetapi, jika ada masker kain 1 lapis yang punya ketebalan yang sama dengan masker 3 lapis. Contohnya masker scuba, tidak mengapa memakai masker kain 1 lapis tersebut.

  • Pilih yang Ada Filter ataupun Kantong Filternya

Bila tidak menemukan masker kain 1 lapis yang tebal, pilihlah masker non-medis yang dilengkapi filter. Tapi jika tetap sukar menemukannya, pilihlah masker 2 lapis yang dilengkapi kantong. Kantong tersebut berguna untuk menyimpan selembar tisu sebagai penyaring udara. Anda juga dapat menyimpan kain non-woven di kantong masker tersebut agar dapat menahan benda-benda cair.

Saat ini masker kain non-medis bisa dicustom, lho! Eits, namun jenis masker custom ini tidak bisa dibeli bebas di pasaran, Anda cuma dapat mengordernya di Bikinidcard.com. Silakan kunjungi website-nya guna mendapatkan info tentang daftar harga serta informasi lebih lanjut.

Mahalini

E-mail : Mahalini@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*